Loa

2025-08-14 00:00:00 • Kebun Raya Indrokilo

Loa

Image

Loa (Ficus racemosa)

 

Deskripsi 

Loa merupakan nama umum yang digunakan di Indonesia (khususnya di beberapa daerah) untuk menyebut pohon dari genus Ficus, khususnya Ficus racemosa atau Ficus religiosa. Namun, yang paling sering disebut "loa" di Indonesia adalah Ficus racemosa (dulu disebut Ficus glomerata).

Tanaman ini merupakan pohon besar penghasil buah ara, tumbuh liar maupun ditanam di pekarangan atau hutan, dan memiliki banyak manfaat ekologis dan pengobatan tradisional.

  • Tinggi pohon: Bisa mencapai 20–30 meter.

  • Daun: Lebar, sederhana, dengan urat yang jelas.

  • Buah: Berbentuk bulat, berukuran kecil (mirip buah ara), tumbuh langsung dari batang dan cabang utama (cauliflory).

  • Akar: Kuat dan menyebar luas, kadang-kadang membentuk akar udara

 

Habitat

  • Asal: Anak Benua India dan Asia Tenggara

  • Sebaran: Ditemukan di seluruh Asia Selatan, Asia Tenggara (termasuk Indonesia), hingga Australia utara.

  • Habitat alami:

    • Tepi sungai, hutan sekunder, lereng bukit, dan tempat terbuka.

    • Toleran terhadap kondisi panas dan kekeringan, tapi lebih subur di tanah lembap dan berdrainase baik.

 

 Manfaat

  • Obat tradisional:

    • Daun, kulit batang, dan buah digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan pengobatan tradisional Indonesia untuk mengatasi diare, diabetes, luka, gangguan pencernaan, dan infeksi.

    • Kulit kayu digunakan sebagai astringen dan antiseptik.

  • Ekologis:

    • Tanaman ini penting untuk ekosistem hutan, karena buahnya disukai oleh banyak jenis burung, kelelawar, dan mamalia (termasuk kera).

    • Membantu konservasi tanah karena akarnya menahan erosi.

  • Kayu dan getah:

    • Kayunya digunakan untuk bahan bangunan ringan atau kerajinan.

    • Getahnya kadang dipakai sebagai bahan campuran lem alami atau obat luar.

  • Pangan (terbatas):

    • Buah muda kadang dimakan sebagai lalapan atau dijadikan sayur di beberapa daerah, walau tidak umum secara komersial.

 

Fakta Unik

  • Buah loa tumbuh langsung dari batang utama (cauliflory), mirip seperti kakao dan durian.

  • Ficus (termasuk loa) memiliki hubungan khusus dengan lebah ara (fig wasp), yang hanya bisa menyerbuki spesies tertentu — hubungan simbiosis unik yang sudah ada jutaan tahun.

  • Termasuk tanaman "keystone species" di hutan tropis, karena mendukung banyak jenis fauna meskipun sedang tidak musim buah bagi pohon lain.

  • Pohon loa sering dianggap sakral di beberapa budaya Asia, termasuk India dan Bali.

 

Taksonomi Loa (Ficus racemosa)

  • Kerajaan (Kingdom): Plantae – tumbuhan

  • Divisi: Tracheophyta – tumbuhan berpembuluh

  • Kelas: Magnoliopsida – tumbuhan dikotil

  • Ordo: Rosales

  • Famili: Moraceae – keluarga ara dan beringin

  • Genus: Ficus

  • Spesies: Ficus racemosa L.